Dokter angkat tangan, Endrasari pun memulai kehidupan yang 'sumbing'. Ia mesti menenteng tabung oksigen ke mana-mana sebab dadanya digodam sesak hebat. Biang keladinya; Bronchitis akut.
Penyakit paru ini tak hanya menguntil berat badan Endrasari, juga memaksa dia meneguk 12 jenis obat selama setahun. Lusinan ramuan kimia dari apotek bagaikan tak bertuah.
Seperti yang diakui Endrasari dalam buku Quantum Ikhlas karya Erbe Sentanu, penyakitnya bersifat psikosomatis: Tidak berasal dari serbuan virus atau bakteri, melainkan berasal dari pikiran. Dokter menyuruh dia menyembuhkan luka batinnya dahulu jika ingin pulih.
Penyakit paru ini tak hanya menguntil berat badan Endrasari, juga memaksa dia meneguk 12 jenis obat selama setahun. Lusinan ramuan kimia dari apotek bagaikan tak bertuah.
Seperti yang diakui Endrasari dalam buku Quantum Ikhlas karya Erbe Sentanu, penyakitnya bersifat psikosomatis: Tidak berasal dari serbuan virus atau bakteri, melainkan berasal dari pikiran. Dokter menyuruh dia menyembuhkan luka batinnya dahulu jika ingin pulih.