Dalam kenyataannya ada dua bentuk motivasi, yaitu eksternal dan internal. Yang eksternal datang dari luar diri. Artinya ada orang lain atau situasi yang mendorong seseorang itu melakukan sesuatu. Misalnya orangtua atau guru memaksa anak-siswanya untuk mengerjakan PR atau yang lain. Saat orangtua atau guru tidak ada di sana, si anak cenderung bermalas-malasan atau mengerjakan hal lain yang dia suka. Dengan kata lain, motivasi eksternal tergantung pada situasi dan mood.
Tasya Kamila Ungkap Rahasia Hadapi Anak Tantrum Saat Belanja
-
Tasya Kamila mengaku kerap hadapi tantangan saat membawa buah hatinya
bepergian. Sang anak bahkan sering tantrum saat inginkan barang-barang di
toko.
1 day ago