Aku tahu aku berbeda dari anak-anak lain. Dan aku amat membencinya. Ketika aku mulai bersekolah, teman-teman selalu mengejekku, maka aku semakin tahu perbedaan diriku. Aku dilahirkan dengan cacat. Langit-langit mulutku terbelah.Ya, aku adalah seorang gadis kecil dengan bibir sumbing, hidung bengkok, gigi yang tak rata. Bila berbicara suaraku sumbang, sengau dan kacau. Bahkan aku tak bisa meniup balon bila tak kupejet hidungku erat-erat.
Asap Tebal Muncul saat Pendemo Bakar Ban di Salemba Jakpus, Polisi: dari
APAR bukan Gas Air Mata
-
Keributan sempat terjadi saat aksi demo yang digelar di Jalan Salemba Raya
tepatnya di dekat Halte TransJakarta Paseban, Jakarta Pusat
9 hours ago