Saya pernah menjadi orang kalah. Bukan kekalahan besar, tetapi sekadar kekalahan dalam lomba vokal grup di sekolah. Tapi karena main gitar masih menjadi sisi penting hidup saya, maka seluruh dunia ini rasanya tak ada yang lebih penting dari gitar. Jadi cukup hanya dengan kalah lomba vokal saya merasa dunia otomatis runtuh. Butuh berhari-hari bagi saya untuk berani keluar kamar kost dengan tenang. Rambut saya cukur plontos, kuku jari saya potongi dan dua hari saya membolos. Untuk apa semua ini? Untuk marah dan protes pada keadaan.
Buron 4 Tahun, Notaris Terpidana Pemalsuan Surat Ditangkap di Sumbar
-
Notaris terpidana pemalsuan surat yang masuk DPO sejak 2022 akhirnya
ditangkap di Padang untuk menjalani eksekusi putusan Mahkamah Agung.
4 hours ago