Saya pernah menjadi orang kalah. Bukan kekalahan besar, tetapi sekadar kekalahan dalam lomba vokal grup di sekolah. Tapi karena main gitar masih menjadi sisi penting hidup saya, maka seluruh dunia ini rasanya tak ada yang lebih penting dari gitar. Jadi cukup hanya dengan kalah lomba vokal saya merasa dunia otomatis runtuh. Butuh berhari-hari bagi saya untuk berani keluar kamar kost dengan tenang. Rambut saya cukur plontos, kuku jari saya potongi dan dua hari saya membolos. Untuk apa semua ini? Untuk marah dan protes pada keadaan.
Massa GPNI Gelar Aksi di Kedubes AS, Soroti Dugaan Pendanaan LSM Asing
-
Gerakan Pemuda Nasional Indonesia menggelar aksi di Kedubes AS dan
Kemendagri menyoroti dugaan aliran dana asing ke LSM tanpa izin.
2 hours ago